Sunday, March 30, 2014

Next Level : Lamaranku

Alhamdulillah, Wa Syukurilah.. kekasih hatiku yang bersamaku selama 4 tahun, hari ini meminangku. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Kalaupun ada yang kurang, semuanya terasa lengkap dan sempurna saja mengingat semua ini adalah kami niatkan ingin memperbaiki ibadah kami, karena dalam islam sesungguhnya tidak ada yang namanya lamaran atau khitbah

Semua detail sudah aku persiapkan semuanya, mulai dari makan siang, makan kecil, sewa peralatan makan hingga seserahan balik untuk keluarga masku. Cincin sudah kami persiapkan, kami membeli cincin di daerah bekasi barengan dengan ayah dan ibu masku. Baju batik putih sudah disiapkan oleh ibu masku. Alhamdulillah, semuanya sederhana namun insya Allah kami mencari keberkahanNya.

Jam 10.15 keluarga masku datang bersama keluarga. Keluarga saya pun menyambut kedatangan keluarga masku. Sementara aku masih dikamar, istilahnya masih disumpetin sibuk mengatur dag dig dug irama jantung. ng

Acarapun dimulai dengan doa pembuka dan sambutan dari keluargaku dan keluarga masku, oia yang disini MCnya adalah kakak ku sendiri, dia MC dadakan dan baru kali ini jadi MC, seketika diajarin cara "Ngemci" sama mamahku yang sudah terbiasa "ngemci" dilingkungan rumahku. Sambutan selanjutnya dari adalaha masku yang mengutarakan maksud dan tujuan datang kerumahku membawa serta keluarganya, dari kluargaku pun meminta aku kluar dari kamar dan mempersilahkan aku menjawab sendiri, ,apakah bersedia menikah dengan masku, aziz. Aku hanya tersenyum dan mengangguk, iya. Semuapun mengucap Alhamdulillah atas diterimanya lamaran.

Setelah itu, kami bertukar cincin. Cincin disematkan oleh ibu kami berdua kepada kami. Ibuku menyematkan cincin ke masku dan ibu masku menyematkan cincin ke aku.

Acara dilanjutkan membicarakan mengenai tanggal pernikahan, dari keluarga masku ingin di awal mei, penentuan awalnya adalah tanggal 3 Mei, tapi karena teman akrabku di lingkungan rumah dan secara anak pak RW pula, dia akan melangsungkan pernikahan ditanggal tersebut, jadi kami mengalah dan diundur menjadi tanggal 4 Mei. dan insya Allah sabtu depannya, tanggal 10 Mei akan dilangsungkan resepsi di rumah masku, istilahnya adalah Ngunduh Mantu.



Alhamdulillah, acara berakhir pukul 12.00 ditutup dengan doa berharap semuanya berjalan lancar sesuai rencana dan dimudahkan dalam segala hal oleh Allah SWT. Kemudian kamipun makan siang bersama.

Bismillah,
Ya Rabb terima kasih atas kesempatan indah untuk kami menuju surgaMu
Ringankanlah setiap langkah kami dalam berbuat
Dengarkanlah setiap doa kami yang kami panjatkan setiap hari dan malam kami
Iringi selalu kami, agar kami mencapai tujuanMu, menuju rumah tangga yang Sakinah, mawardah dan warahmah
Jadikanlah ini semua sebagai langkah awal kami menuju kemudahan dan keberkahan kami dalam beribadah
Aamiin

Saturday, January 25, 2014

Mencari kesalahan orang lain itu mudah

Menilai orang lain dan mengetukkan palu seketika bahwa si itu bodoh, tolol, o’on, ga becus, dodol dan perkataan lainnya yang menyakitkan itu memang mudah. Lihat aja betapa mudahnya seseorang mengkritik orang lain. Bukannya ga boleh mengkritik siapapun, tapi ada baiknya menyampaikan saran maupun kritik tetap menghargai dan menghormati orang yang dikritik. Jangan sampe melukai orang itu, apalagi menyudutkan dan menyalahkan. Sampaikan dengan baik, santun dan saling menghargai perasaan.


Coba deh kamu praktekkin kaya beginian.
Titik Kesalahan
1. Ambil kertas berwarna putih bersih yg panjang dan lebar
2. Lalu buatlah di tengah-tengah kertas satu gambar titik yg jelas dilihat mata
3. Coba perlihatkan kpd orang lain dan tanyakan, "Apa yg Anda lihat?"
4. Niscaya ia akan menjawab, "Saya melihat titik hitam."
5. Lantas kemana larinya warna putih yg mendominasi ruang kertas?

Yupz, Begitulah biasanya org memandang kita, dan kita memandang org lain. Ketika tampak noda kesalahan, seakan lenyap seluruh kebaikan. 

Thursday, January 09, 2014

Silent

Untuk apa bertanya jika tak ada jawaban dan tak ada yang dibutuhkan. Bagiku, Jika aku peduli aku akan mendatangimu. Mengutarakan apa yang aku rasa, dan merasakan apa yang aku rasa. Kalau aku tidak peduli, aku tidak akan menanyakan “Are you okay?”.  Bagaimana dengan kamu saat aku mengalami hal yang sama? Berlari. Iya, kamu berlari, Choose to run and gone.


Because of that, this time, I choose to be silent, mencoba memahami, menunggu, memperhatikan dan mencoba menerima kembali jika memang dibutuhkan. Yang terpenting saat ini adalah selalu ada dan being there in time of need.   

So, I choose to be silent. And I think .. Semuanya itu harusnya saling, bukan silang

Wednesday, September 18, 2013

Wisdom Quote


*Katanya sih gitu :)

Thursday, August 29, 2013

Tidak ada yang salah

Setiap manusia pasti punya tantangan hidupnya masing-masing, yang sedih yang bahagia yang datar.. Semuanya punya peran masing-masing, and we call with LIFE.

Intinya setiap manusia hanya menginginkan kebahagiaan, dan kebahagiaan itulah tujuan hidup masing-masing manusia. Ga ada yang tahu batasannya, seberapa banyak dan seberapa sering. Beda rasa, beda standar, beda pribadi.

Dan untuk kamu yang disana, yang pernah ingin ku jadikan yang terbaik dalam hidup aku. Aku tidak akan menganggu hidupmu lagi, sama seperti kamu tak ingin lagi hadir dikehidupan aku.. Sudah berapa ratus kali aku menyapa, berharap semua yang sudah kita rencanakan bersama menjadi kenyataan, aku hilangkan semua emosi tertinggiku, Mengejarmu.

Aku bisa apa? Tidak semua wanita ingin mengejar, dan aku termasuk yang tidak ingin mengejar. Kalaupun mengejar, semua ada batasnya. Dunia emang bilang EMANSIPASI, tapi tidak bagiku dalam hal yang satu ini.

Sekarang, aku sudah mengerti, jika kegagalan ini bisa memberikan pendewasaan, perbaikan diri walau menyakitkan, anggap saja kita tengah di tegur Tuhan. Aku telah memaafkan diriku, memaafkan dirimu, karena tidak ada yang salah atas semua keadaan ini, Simple saja.. Kita tidak berjodoh!

Semuanya salah kita yang terlalu gelap mata atas nama cinta. Terima kasih untuk kenangan itu, kenangan  yang membahagiakan aku, keluargaku. Maaf atas ketidakmampuanku membahagiakanmu. Maaf atas ketidaksiapanku. Jika kita tidak bisa bersama, we can be awesome friend as a bestfriend but not as a love

Aku mengerti kamu ingin meninggalkan semuanya, tidak menengok kebelakang dan maju dengan hidup yang baru. Aku juga begitu, 0 - 0 ya
Semoga seseorang diluar sana akan menjagamu, mencintaimu, mengerti dan menghangatkanmu, karena ketidakmampuanku untuk semua itu. Bye