Wedding Preparation | Pre Wedding - Vespa Story
![]() |
| Vespa Story - Wulan & Aziz |
Everything What I Want To Share
![]() |
| Vespa Story - Wulan & Aziz |
Diposkan oleh
Unknown
di
6:30 AM
0
Comments
Alhamdulillah, Wa Syukurilah.. kekasih hatiku yang bersamaku selama 4 tahun, hari ini meminangku. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Kalaupun ada yang kurang, semuanya terasa lengkap dan sempurna saja mengingat semua ini adalah kami niatkan ingin memperbaiki ibadah kami, karena dalam islam sesungguhnya tidak ada yang namanya lamaran atau khitbah
Semua detail sudah aku persiapkan semuanya, mulai dari makan siang, makan kecil, sewa peralatan makan hingga seserahan balik untuk keluarga masku. Cincin sudah kami persiapkan, kami membeli cincin di daerah bekasi barengan dengan ayah dan ibu masku. Baju batik putih sudah disiapkan oleh ibu masku. Alhamdulillah, semuanya sederhana namun insya Allah kami mencari keberkahanNya.
Jam 10.15 keluarga masku datang bersama keluarga. Keluarga saya pun menyambut kedatangan keluarga masku. Sementara aku masih dikamar, istilahnya masih disumpetin sibuk mengatur dag dig dug irama jantung. ng
Acarapun dimulai dengan doa pembuka dan sambutan dari keluargaku dan keluarga masku, oia yang disini MCnya adalah kakak ku sendiri, dia MC dadakan dan baru kali ini jadi MC, seketika diajarin cara "Ngemci" sama mamahku yang sudah terbiasa "ngemci" dilingkungan rumahku. Sambutan selanjutnya dari adalaha masku yang mengutarakan maksud dan tujuan datang kerumahku membawa serta keluarganya, dari kluargaku pun meminta aku kluar dari kamar dan mempersilahkan aku menjawab sendiri, ,apakah bersedia menikah dengan masku, aziz. Aku hanya tersenyum dan mengangguk, iya. Semuapun mengucap Alhamdulillah atas diterimanya lamaran.
Setelah itu, kami bertukar cincin. Cincin disematkan oleh ibu kami berdua kepada kami. Ibuku menyematkan cincin ke masku dan ibu masku menyematkan cincin ke aku.
Diposkan oleh
Unknown
di
3:00 PM
0
Comments
Label: Curhat, lamaran, Little Story, My Family
Menilai orang lain dan mengetukkan palu seketika bahwa si
itu bodoh, tolol, o’on, ga becus, dodol dan perkataan lainnya yang menyakitkan
itu memang mudah. Lihat aja betapa mudahnya seseorang mengkritik orang lain. Bukannya
ga boleh mengkritik siapapun, tapi ada baiknya menyampaikan saran maupun kritik
tetap menghargai dan menghormati orang yang dikritik. Jangan sampe melukai
orang itu, apalagi menyudutkan dan menyalahkan. Sampaikan dengan baik, santun
dan saling menghargai perasaan.
![]() |
| Titik Kesalahan |
Diposkan oleh
Unknown
di
2:46 PM
0
Comments
Untuk apa bertanya jika tak ada jawaban dan tak
ada yang dibutuhkan. Bagiku, Jika aku peduli aku akan mendatangimu. Mengutarakan
apa yang aku rasa, dan merasakan apa yang aku rasa. Kalau aku tidak peduli, aku
tidak akan menanyakan “Are you okay?”. Bagaimana dengan kamu saat aku mengalami hal yang sama? Berlari. Iya, kamu berlari, Choose to run and gone.
Diposkan oleh
Unknown
di
1:43 PM
0
Comments