Friday, May 22, 2015

Aku Hamil (Alhamdulillah)

TP Pertama
Seakan masih belum percaya Allah kasih lagi kepercayaan setelah tahun lalu aku cek kehamilan dan hamil . Rasanya aku mau nangis tapi bahagia (saat itu sih emang nangis). 

Aku iseng cek TP karena aku mual belakangan hari ini, dan aku cek garis 1, aku tinggalin sebentar dan aku perhatiin lebih detail lagi.. Eh, ada garis keduanya.. tapi samar. Seketika aku nangis, mengingat dan berfikir apakah aku siap untuk diberikan amanah lagi sama Allah, rasanya  belum hilang rasa trauma harus berpisah dengan kakak Fatimah. Tapi aku tau Allah pasti berikan kebaikan setelah umatNya mendapatkan cobaan itu. 


TP Kedua
Oke oke, keesokan harinya aku TP lagi dan mendapatkan garis samar yang masih membingungkan. Lama juga aku simpan rahasia ini sama suamiku. Tidak ingin memberikan harapan palsu (PHP gitu). Akhirnya kuputuskan untuk kutunggu hingga 1 minggu akan TP lagi. Bismillah, mudah2an Allah memberikan kasih sayangnya kepadaku. Akupun mulai memperajin meminum suplemen Folavit 400 untuk membantu pertumbuhan si jabang bayi. 

Alhamdulillah Semakin Jelas
Seminggu, tepatnya tanggal 21 Mei 2015, akupun mulai nyumpet nyumpet ke apotik membeli TP ketiga untuk memastikan apakah terdapat baby mungil yang tengah berkembang atau ga. Dan tentu saja menjawab penasaranku. Jeng Jeng... Alhamdulillah.. Garis kedua semakin jelas, Iya, aku hamil. Aku Positif. Aku akan mempunyai baby, ada penumpang kecil di rahimku. Ada yang akan menendangku. dan Ada sejuta rasa yang mencampuri perasaan aku seketika. Aku nangis, Aku bahagia, Aku trauma. Ya Allah.. Aku trauma. Aku takut.

Aku peluk suamiku, aku bisikkan kepadanya.. "Mas, Aku hamil" . Dan diapun memelukku, menciumku. Dan dia bilang : "Benerkan, feeling mas, karena tahun lalu kamu hamil. Pasti tahun ini, puasa tahun ini kamu pasti hamil. Alhamdulillah ya Allah". 

Alhamdulillah. Ya Rabb, Terima kasih atas anugerah indah ini. Anugerah yang Engkau limpahkan kepadaku dan juga suamiku, kebahagiaan yang tiada putus. Cobaan terdahulu mendewasakan kami, mengajarkan kami tentang perbuatan kami yang mungkin pernah khilaf dimasa lalu, berharap hal itu dapat menghapus segala dosa kami dimasa lalu. 

Ya Rabb, kali ini ijinkan kami menikmati segala kasih sayangMu, KuasaMu atas keindahan menimang calon umat sholeh dimasa depan, calon penyayangMu, calon pengikut Nabi Muhammad. Izinkan kami Ya Rabb.
Jaga janin ini, panjangkan usianya, kuatkan raganya, sehatkan lahir bathin dirinya, sempurnakan dia, fasihkan suaranya dalam membaca AlQuran dan HadistMu, Sempurnakan ingatannya dalam menghafalkan AlQuranMu. Jadikan ia anak yang Sholeh dan Sholehah, Kelak.

Bismillah.. Alhamdulillah.. Terima kasih Allah. 

Monday, February 16, 2015

Roblii habli minasholihin

Rahim ini belum juga kering
Rasa kontraksi masih terbayang

Semua rasa itu memang masih teringat
Rasa traumapun terus menggelayut dipikiran
Rasa kehilangan bayi mungilku juga masih belum jg lepas.
Dia menghela nafas terakhirnya saat baru saja keluar dari rahimku.
Sekali ku kecup, belum ku sentuh, belum kupeluk

Tapi dia sudah ucapkan perpisahan.
Dia di syurga bersama Allah.
Enggan bermain bersama bayi yang lain, dia memilih menunggu kami dipintu syurga

Tapi hidup harus terus berjalan
Jika Allah menghendaki, tak ada kata trauma untukku memiliki seorang bayi
Karena kami tau, kelak bayi mungil itu yang mendoakan kami.

Iya, aku saat ini tengah berjuang utk hamil lagi.
Anugerah adalah berkah, dan buah hati adalah bentuk hadiah yang paling indah.

Bismillah, doakan kami sahabat untuk kesehatanku untuk memiliki buah hati. Roblii habli minash sholihin

Tuesday, December 30, 2014

Kuberi Nama Ia Siti Fatimah Az-Zahra



Nikmat yang teramat besar begitu bertubi-tubi menghampiri kehidupanku..

Allah memang luar biasa. Anugerah itu diawali dengan turunnya SK Karyawan Tetap dari kantor sebagai Admin HRD perusahaan Tambang Nasional. Aduhai HRD.. Karir dan passionku adalah di Jurnalisme. Bagaimana mungkin tanpa dasar pendidikan yang memadai aku bisa jadi HRD.. Itulah yang disebut Nikmat dari arah yang tidak disangka-sangka..

SK tersebut turun tepat menjelang rencana pernikahanku dengan Wulan. Wanita yang sempat membuatku menjadi seperti Sirih Memanjat Batu.. Lemah Batangnya, Kuning Daunnya..

Cobaan untuk memilikinya rasanya bisa menjadi Novel paling picisan abad ini dan membuat yang membacanya akan nangis termehek-mehek tujuh hari, dua pekan dan tiga bulan.. (Yang tahu persis, pasti senyum2 sendiri) .. Yakin deh, ga ada yang lebih tragis selain kisah legendaris Siti Nurbaya di urutan pertama dan cerita nyata aku dengan Wulan di urutan berikutnya.

Tapi yaa ternyata beginilah cara Allah memanjakan hambaNya. Semakin kita menikmatinya, semakin terang dijalan kebahagiaan terlihat di ujungnya. Well, Bismillah kupinang Wulan dengan SK.

Alhamdulillah wa syukrulillah.. Tidak hanya aku dan Wulan yang berbahagia. Teman, rekan, sahabat, saudara dan semuanya turut larut dalam keindahan ini. Meski tak seglamour pernikahan Raffi dan Gigi, tapi pernikahanku kebanjiran doa dan berkah hingga tak terhingga.. Subhanallah wa Maa sya Allah.. Thanks Guys.

Ya, Kami menikah di 4 Mei 2014.. Tanggal dan bulan serta tahun yang bagus jika digabungkan macam 121212 menjadi 040514 dan jika dipaksakan untuk bagus.. Padahal enggak.. Hahahaha, (pasti baguslah secara hasil musyawarah dua keluarga)

Belum berhenti laju kebahagiaan itu. Karena dua bulan berikutnya dipertengahan Juli awal Ramadhan, bangun tidurku dikejutkan oleh kecupan hangat plus pelukan genit istri sembari diselipkannya sebuah kertas dengan kejutan kecil didalamnya yaitu tanda ajaib garis ber-strip dua yang menjelaskan kalau aku pria jantan bertenaga kuda,hehe.. Aku calon Ayah.. #nangiskemudianheningdansekejapteriakgembiralaluminum #ehtapinyakanlagipuasa

Alhamdulillah..

Anak Pertama dari Istri Pertama, eh tercinta maksudnya.. Inilah Rezeki, Karunia, Anugerah dan nikmat terdahsyat.. Allahu Akbar.. "Barang siapa yang menanam, maka ia yang menuai". Exactly

Tiap pagi dan malam kudindingi calon anakku dengan Sholawat dan Ayat suci Al-Quran.. Sementara Wulan membekali dengan nutrisi sehat, suplemen terbaik, ditambah stimulasi tiada henti utk perkembangan otak anakku. Rasanya tak ada yang lebih hebat dari anakku kelak. (Dalam hati).. Aamiin.

Hingga disaat sekejap lagi kurang lebih 3 bulan mendatang si kecilku akan menantang dunia dengan tangisannya yang lantang, Allah memberikanku Rezeki yang benar-benar luar biasa.. DIA memilih anakku dari ribuan calon anak yang akan lahir untuk duduk bersama di pangkuanNYA dan menemaniNYA di Surga.

Ya, ia Anakku.. Kuberi nama ia Siti Fatimah Az-Zahra.. Putri Tercinta Rasulullah SAW, Wanita Terbaik Sepanjang Masa.
Penghulu Surga untuk Aku dan Wulan.

Selamat Jalan Putri Tercantikku, Penuntun Jalan Kami di Surga (161214)

Terima Kasih Allah untuk Rezeki Agung-Mu ini

Al-Faatihah


*Disalin dari Noted FB Suamiku

Thursday, December 25, 2014

Innalillahi wa innailahi rajiun

Innalillahi wa innailahi rajiun. Telah berpulang ke Rahmatullah. Putri pertama kami, Yang insha Allah diberi nama Siti Fatimah Az Zahra (Meninggal di usia kandungan ke 26 Minggu). Pada hari Selasa, 16 Desember 2014 Pukul 20.47 di RSIA Anna Medika, Bekasi. Insha Allah dia akan sambut kami di akhirat kelak. Al Fatihah

Monday, November 10, 2014

Gerakan Pertama Janinku

19 Minggu, tepatnya tanggal 29 Oktober 2014 adalah dimana hari yang sebenernya aku tunggu. Baca komen temen2 ibu hamil di group ibu hamil FB, di usia 4 bulan atau 16 minggu sudah mulai merasakan pergerakan dan tendangan janinnya. Sementara aku? Selalu bertanya-tanya, kapan ya? Gimana ya rasanya? Dan dihari itu, aku merasakan sesuatu yang beda di perutku, seperti gelembung-gelembung kecil yang meletus, seperti bola halus yang bolak balik melayang. Ya, janinku bergerak.

Seharian aku memegang perutku, berharap apa yang aku rasakan dan aku nantikan memang benar-benar terjadi. Setelah lelah dan pegal tangan memegang tapi tak ada respon, aku mulai berfikir.. duh apa aku masuk angin ya? makan apa ya tadi? Dede bayi didalam gimana ya? Seketika pikiran janinku mulai hilang dan aku mulai cuek lagi. Beberapa jam kemudian, aku mulai merasakan ada yang meletup lagi di perutku, duh.. aku masuk angin. (Masih belum ngeh)

Keesokan harinya, di pagi hari jam 9, siang hari jam 12, sore hari jam 4 dan malam hari jam 9. Aku merasakan hal yang sama kembali. Apa ini yang dinamakan pergerakan janin? Kok rasanya begini, seperti masuk angin, kebelet kent*t tapi ga keluar gasnya, dan bla bla bla sejuta pikiran macem2 dikepala dan ... TUK.. tendangan lebih kencang dari sebelumnya seakan menandakan si janin menjawab kebingungan ibunya "Hai Mom, I'm Here!". Subhanallah.. Iya nak, iya nak... Happy Kicking my dear love

Setiap harinya aku semakin merindukan tendangan si penumpang kecil dirahimku, semakin hari semakin kencang dan kini usia kandungan ke 21 minggu makin lama semakin sering, 2 jam sekali dia selalu menyapaku. Aku hanya bisa mengelus dan berharap bisa meraih tangan mungilnya. I love u de, I love u before we met. Sehat dan selalu aktif ya nak