Tuesday, February 21, 2006

Bahan Bakunya Stapler

Stapler adalah benda berguna yang sering membantu kita. Mulai dari orang kantoran sampe tukang manisan, semua merasakan manfaatnya.Kalo sampe ilang serasa bencana.Orang yang suka minjem stapler dan ga balikin, terancam sanksi sosial berupa dicuekin di kantin. Stapler memegang peranan penting dalam kehidupan.
Tapi apa balasan kita? Boro-boro menghargai, ngasih nama yang jelas aja enggak. Benda malang ini telah lama hidup dengan nama yang sangat ambigu. Kadang memang kita menyebutnya stapler, sesuai nama aslinya. Tapi nggak jarang kita telah melekatkan nama-nama yang kurang terhormat bagi pembantu setia ini. Sebut saja misalnya CEKREKAN, CEPRETAN, JEGREKAN, bahkan ada yang menyebutnya CEPROTAN. Keterlaluan sekali bukan?
Benda ini pasti punya nama resmi dalam bahasa Indonesia. Masalahnya, namanya apa? Jawabannya ditemukan dari majalah Tempo edisi 6-12, halaman 10, dalam kolom surat pembaca.
Kutipannya adalah:
...imbauan kepada seluruh masyarakat untuk memperlakukan uang rupiah dengan baik, di antaranya dengan tidak melipat, mengokot (stapling)...
STAPLING = MENGOKOT

Dengan demikian aman untuk kita simpulkan bahwa ternyata nama resmi untuk stapler adalah:
PENGOKOT
Seandainya gue jadi si stapler, mungkin gue lebih memilih dinamain cekrekan daripada pengokot - entah kenapa tapi yang terbayang di benak gue saat mendengar kata itu adalah sebuah benda lembek yang bau, berjamur, dan nyaris busuk - tapi ya sudahlah. Mari bersama-sama kita gunakan istilah resmi ini, untukmempercepat proses penyerapannya dalam kehidupan bermasyarakat.
Misalnya:
...di kantor: "Boss, ini reportnya perlu dikokot atau cukup dimasukkan ke map?"
...di tukang foto kopi: "Bang, gimana sih lu, masa mengokot aja nggak becus... kan jadi rusak fotokopian gue!"
...juga saat bercakap dengan teman: "Bawel banget sih jadi orang, lama-lama gua kokot juga bibir lu...!"

-----------
wah teman2.. terpaksa diedit nih... soalnya, wulan mendapatkan ini dari milis guyon-yuuk trus pas yang punya "menyapa", mesti menghormati dunk.. ya udah., so, bag temen2 yang baca, jangan lupa baca aslinya di http://mbot.multiply.com/journal/item/190
c u

4 comments:

Unknown said...

hahahah.... iya, ada lagi katanya gini..
~ mbak, mbak.. ambilin kokot saya donk di laci, isi kokotnya juga skalian, abis .. trus.. pasangin ya isi kokotnya .. GUBRAK... aneh2 aja.. ;))

KotABuMi PUNYA CeRiTA said...

Mau dunk, bibir gw di kokot.....:-))

Unknown said...

To Hans:

hahaha... brati... bibir lo di stapler donk.... mo mogok makan ya? jangan-jangan lo korban SUTET ya? hihihihi

Unknown said...

si mbot:

blog ini udah diedit, penulis [halah.. gaya banget bahasanya] mendapatkanya dari milis Guyon-yuuk.. so, bagi temen2 yang laennya.. aslinya liat di http://mbot.multiply.com/journal/item/190 ya.. ;)