Sunday, January 07, 2007

A Brand New Day

A Brand New Day – Ten2five

A brand new day for you and me
In this place as husband and wife
We'll be holding on till we grow old
Together forever and ever..

I promise you
That i'll please you
With my endless love and passion
And i never leave you..

This is the journey that will never end
We'll have our children named Jeremy and Felicia* I Have my own
I have my own We'll have a beautiful house *a simple house
With a bench and apple tree
I know it sound to much
But this is a brand new day..
It's a brand new day..
*kapan ya waktu itu datang

3 comments:

Anonymous said...

Sebelas ekor camar ingin menahan senja.
Matahari lekas membawa senjanya ke balik teja,
”Maaf, aku hanya punya sedikit jingga.”
Muka laut berdandan seperti calon pengantin
Menanti esok lusa: saat ia menyanding cahaya.
Matahari menyepi. Diam-diam. Melengkungkan alis malam.
Camar hinggap. Mematuki gelap.
Sebelas ekor camar ingin menahan senja
Sebuah hati cemas tak henti menebak cinta.
“Siapa berayun di lengkung alis matanya?”
(FABEL SEBELAS EKOR CAMAR; Karya Hasan Aspahani)

Anonymous said...

Pernikahan membuka tabir rahasia. Lelaki yang (kelak) menikahi kamu tidak semulia Muhammad. Tidak setaqwa Ibrahim. Tidak setabah Ayub. Tidak segagah Musa. Tidak pula setampan Yusuf. Dia adalah lelaki biasa yang berusaha keras menjadi sholeh. Kamu pun bukan Khadijah yang begitu sempurna. Bukan Fatimah yang begitu taqwa. Bukan pula Hajar yang begitu setia. Kamu adalah wanita biasa yang (juga) berusaha keras menjadi sholehah. Pernikahan mengajarkan kita berkewajiban sama. Mempunyai keturunan yang sholeh. (Diubah-sadur dari suatu sumber)

Unknown said...

g tau harus ngomong apa...