Thursday, July 09, 2015

USG 4 Dimensi | 12 Minggu


Alhamdulillah, hari ini kehamilanku menginjak usia 12 Minggu 2 Hari. Masa-masa mual muntah bener-bener beda dari kehamilan sebelumnya yang ga mual dan muntah. Masa ini, masa yang harus dinikmati ibu ibu hamil dengan penuh kesabaran, YUP.. Semester pertama yang heboh. Tapi Alhamdulillah kehamilanku di trisemester pertama ini bertepatan dengan puasa ramadhan, aku berusaha semampuku untuk berpuasa, setelah sebelumnya sempet konsultasi sama dokterku untuk tidak terlalu dipaksakan, selama tidak ada keluhan silahkan puasa, makanan diperhatikan dan banyak minum air putih saat sahur dan buka puasa. Alhamdulillah, sesekali puasa dan sesekali tidak puasa tergantung kondisi. Bismillah semuanya diniatkan ibadah.

Berbekal pengalaman masa lalu yang kata dokterku, kalau usia 3 bulan sudah berbentuk baby dalam artian sudah punya kaki, tangan dan kepala yang sudah berbentuk manusia, aku memberanikan diri untuk USG 4 Dimensi. Aku ingin memastikan kondisi janinku semuanya baik-baik dan sempurna. Hari ini, aku ke Dr Yan Faunas, Dokter Praktek di Apotek Malaka yang prakteknya ga jauh dari kantorku. Jam 9 aku udah reservasi ke kliniknya, dan aku dapat urutan nomor yang lumayan antri, 14. jam 11 aku telpon lagi ke klinik baru diurutan nomor 8, jam 12 aku telpon lagi ke klinik dan antrian sudah di nomor 10. Pengalaman yang udah udah, dokternya memang detail sekali memperhatikan layar monitor USG dan selalu menjawab apa yang pasien tanyakan, jadi ya pasien yang ngantripun bejibun.

Jam 12 lewat aku berangkat menuju klinik, sampe meja administrasi langsung di tensi dan diminta menunggu. Tik Tok Tik Tok.. 10 menit, 20 menit.. Oke Oke.. Ternyata banyak yang memang hanya reservasi saja tanpa dateng, yang dateng duluan bisa langsung konsultasi. Tapi tetep yang udah reservasi didahuluin. Dan hampir setengah jam menunggu, aku bener-bener berkecamuk banget rasanya, membayangkan kondisi janinku yang ga ga. Terus terang, masih ada rasa trauma yang mendalam. Tapi aku harus yakinin diri ini untuk kuat dan berfikir positif. "Ya wulan, kamu sehat.. malaikat kecil ini juga harus sehat, dia merasakan apa yang kamu rasakan, sehat sehat sempurna sempurna".

USG 4 Dimensi, 12 Minggu 2 Hari
Bismillah, namaku dipanggil. Dan dokter melihat riwayatku dan kondisi janinku sebelumnya. Baby pertamaku, 9 bulan yang lalu  USG 4 Dimensi diklinik ini dan dinyatakan untuk diterminasi dari dokter ini. Ah sudahlah, berceritalah pada dokter dan sekuat tenaga ku tidak menangis. Sekian lama sharing, akhirnya saatnya di USG. Aku diminta tiduran, rileks dan dokter sudah duduk manis di depan monitor USGnya sembari menyodorkan alat sensor diperutku. Ga berani aku tanya dulu ke dokter, aku hanya memperhatikan layar monitor diseberang sana yang seukuran TV 24 inc. Tak berhenti hentinya aku sholawat, berusaha ikhlas dan kuat dengan apa yang dokter bilang.
"Bagus ni kepalanya, ni kakinya, ni tangannya, insha Allah anaknya perempuan", kata dokter yan.
"Perempuan dok?" Itu kata pertama yang aku ucapkan
"Per ki ra an", kata dokter yan tidak terlalu yakin
"Alhamdulillah, apa aja dok, tapi gimana dok.. semua sehat, lengkap?" Kataku
"Lengkap, ni kepalanya bulet, kakinya dua, tangannya, lagi posisi duduk dia" Kata dokter yan sembari sibuk ngitung panjang dan berat janinku.
"Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah". Aku berbisik sesekali dan mulai menghela nafas lega.

Pertanyaan demi pertanyaan untuk janin keduaku dan sharing pengalaman sebelumnya terus keluar dari bibirku, rasanya yang aku butuhkan saat ini adalah sebuah pelukan ke suamiku. Hehehehe, aku belum cerita ya suamiku kemana, dia ga ikut karena kerja. Aku sendirian ke klinik loh.

Entah berapa lama diruangan dokter, mungkin setengah jam. Pantes aja klinik ini sampe ngantrinya amit amit, ada 10 aja ibu hamil kaya aku.. makin lama deh. Update hari ini 9 Juli 2015, harga USG 4 Dimensi di Klinik Malaka Rp. 250.000 dan untuk 2 Dimensi Rp 150.000. Kalau USG 4 Dimensi, sudah dapat print 2 Dimensi juga. Murah kan.

Sampe kantor jam setengah 3. Langsung foto hasil USG 4 D dan kirim WA ke suami.
"Hallo Ayah, Aku sempurna, Doain aku terus ya"

Aamiin. 

Thursday, June 04, 2015

Surprise Pagi (Antara Tega dan Ga Tega)

Pagi ini hari kamis, hari yang panjang setelah libur di hari senin, selasa (Hari Waisak) dan Rabu (Ijin Sakit). Seperti biasa, beberes dikit, mandi dan bersiap. Aku dan suamiku berangkat kerja ditemani Motor Tiger kesayangan suami. Arah pagi ini, dari bekasi - kalimalang ke radin inten lumayan agak padat mengingat tengah pembangunan jalan tol Becakayu (Bekasi, Cawang dan Kampung Melayu).

Kebiasaan suamiku setiap pagi adalah menawarkan setiap jajanan kepadaku untuk sarapan, hari ini dia menawarkan gorengan, aku bilang kepengen pastel. Sampai saat sampe di depan ruko kantorku, aku bilang kepengen sarapan. Tapi suamiku jawab dengan agak "malesin", bilangnya "kenapa sih ga bilang dari tadi, pas sebelum sampe kantor, udah nanti beli sendiri atau minta tolong amet (OB kantorku)". Dan akupun bilang sambil pengen nangis dan merasa sadar kalau ini kesalahanku "Iya nanti beli sendiri".

Sesampai dikantor, akupun duduk diruang meeting kantorku. Mulai merasakan kriuk kriuk diperutku, mengingat semalam belum makan karena tidak enak badan. Kupinjam motor teman kantorku dan kutinggalkan tas ranselku di meja meeting. Dan akupun mulai hunting kesana kemari mencari sarapan, bubur ayam menjadi pilihan sarapanku hari ini. Sesampai dikantor, aku langsung menyantap bubur ayam setelah ku baca bismillah. Setelah selesai, aku membuka tas ku, Wak Waw.... Ada bungkusan nasi hangat dan kerupuk. Aku tanya OBku, siapa yang masukin makanan ke tas ku? dia bilang tidak tau. Entahlah, suasana pagi hari ini terlalu pagi untuk menuduh siapa siapa yang usil. Akupun bengong, ga tau datangnya dari mana. Apa mungkin suamiku memasukkannya disaat dirumah? Sepertinya tidak, karena seharian pagi itu bersamaku, dan kalaupun dia sempetin beli makan, pasti ga akan secepat aku mandi.

PING!. Suara HPku berbunyi, dan bbm dari suamiku.
Suamiku : Selamat makan, mas tadi beliin maem nasi anget buat kamu.
Aku : Kapan belinya?.
Suamiku : Mas ga tega tadi kamu kepengen sarapan
Aku : Kapan belinya?
Suamiku : Tadi mas habis anter kamu, langsung cari sarapan dan mas cuma dapet nasi pecel, trus balik kekantor kamu, dan mas masukin ke tas kamu nasinya
Aku : Aku sayang kamu mas

Aku terharu, sebegitu perhatiannya dia sama aku. Sebegitu sayangnya dia sama aku. Aku cuma bisa mendoakannya dari jauh. Disetiap doaku, ada kamu.

I Love You, Mas

Friday, May 22, 2015

Aku Hamil (Alhamdulillah)

TP Pertama
Seakan masih belum percaya Allah kasih lagi kepercayaan setelah tahun lalu aku cek kehamilan dan hamil . Rasanya aku mau nangis tapi bahagia (saat itu sih emang nangis). 

Aku iseng cek TP karena aku mual belakangan hari ini, dan aku cek garis 1, aku tinggalin sebentar dan aku perhatiin lebih detail lagi.. Eh, ada garis keduanya.. tapi samar. Seketika aku nangis, mengingat dan berfikir apakah aku siap untuk diberikan amanah lagi sama Allah, rasanya  belum hilang rasa trauma harus berpisah dengan kakak Fatimah. Tapi aku tau Allah pasti berikan kebaikan setelah umatNya mendapatkan cobaan itu. 


TP Kedua
Oke oke, keesokan harinya aku TP lagi dan mendapatkan garis samar yang masih membingungkan. Lama juga aku simpan rahasia ini sama suamiku. Tidak ingin memberikan harapan palsu (PHP gitu). Akhirnya kuputuskan untuk kutunggu hingga 1 minggu akan TP lagi. Bismillah, mudah2an Allah memberikan kasih sayangnya kepadaku. Akupun mulai memperajin meminum suplemen Folavit 400 untuk membantu pertumbuhan si jabang bayi. 

Alhamdulillah Semakin Jelas
Seminggu, tepatnya tanggal 21 Mei 2015, akupun mulai nyumpet nyumpet ke apotik membeli TP ketiga untuk memastikan apakah terdapat baby mungil yang tengah berkembang atau ga. Dan tentu saja menjawab penasaranku. Jeng Jeng... Alhamdulillah.. Garis kedua semakin jelas, Iya, aku hamil. Aku Positif. Aku akan mempunyai baby, ada penumpang kecil di rahimku. Ada yang akan menendangku. dan Ada sejuta rasa yang mencampuri perasaan aku seketika. Aku nangis, Aku bahagia, Aku trauma. Ya Allah.. Aku trauma. Aku takut.

Aku peluk suamiku, aku bisikkan kepadanya.. "Mas, Aku hamil" . Dan diapun memelukku, menciumku. Dan dia bilang : "Benerkan, feeling mas, karena tahun lalu kamu hamil. Pasti tahun ini, puasa tahun ini kamu pasti hamil. Alhamdulillah ya Allah". 

Alhamdulillah. Ya Rabb, Terima kasih atas anugerah indah ini. Anugerah yang Engkau limpahkan kepadaku dan juga suamiku, kebahagiaan yang tiada putus. Cobaan terdahulu mendewasakan kami, mengajarkan kami tentang perbuatan kami yang mungkin pernah khilaf dimasa lalu, berharap hal itu dapat menghapus segala dosa kami dimasa lalu. 

Ya Rabb, kali ini ijinkan kami menikmati segala kasih sayangMu, KuasaMu atas keindahan menimang calon umat sholeh dimasa depan, calon penyayangMu, calon pengikut Nabi Muhammad. Izinkan kami Ya Rabb.
Jaga janin ini, panjangkan usianya, kuatkan raganya, sehatkan lahir bathin dirinya, sempurnakan dia, fasihkan suaranya dalam membaca AlQuran dan HadistMu, Sempurnakan ingatannya dalam menghafalkan AlQuranMu. Jadikan ia anak yang Sholeh dan Sholehah, Kelak.

Bismillah.. Alhamdulillah.. Terima kasih Allah. 

Monday, February 16, 2015

Roblii habli minasholihin

Rahim ini belum juga kering
Rasa kontraksi masih terbayang

Semua rasa itu memang masih teringat
Rasa traumapun terus menggelayut dipikiran
Rasa kehilangan bayi mungilku juga masih belum jg lepas.
Dia menghela nafas terakhirnya saat baru saja keluar dari rahimku.
Sekali ku kecup, belum ku sentuh, belum kupeluk

Tapi dia sudah ucapkan perpisahan.
Dia di syurga bersama Allah.
Enggan bermain bersama bayi yang lain, dia memilih menunggu kami dipintu syurga

Tapi hidup harus terus berjalan
Jika Allah menghendaki, tak ada kata trauma untukku memiliki seorang bayi
Karena kami tau, kelak bayi mungil itu yang mendoakan kami.

Iya, aku saat ini tengah berjuang utk hamil lagi.
Anugerah adalah berkah, dan buah hati adalah bentuk hadiah yang paling indah.

Bismillah, doakan kami sahabat untuk kesehatanku untuk memiliki buah hati. Roblii habli minash sholihin

Tuesday, December 30, 2014

Kuberi Nama Ia Siti Fatimah Az-Zahra



Nikmat yang teramat besar begitu bertubi-tubi menghampiri kehidupanku..

Allah memang luar biasa. Anugerah itu diawali dengan turunnya SK Karyawan Tetap dari kantor sebagai Admin HRD perusahaan Tambang Nasional. Aduhai HRD.. Karir dan passionku adalah di Jurnalisme. Bagaimana mungkin tanpa dasar pendidikan yang memadai aku bisa jadi HRD.. Itulah yang disebut Nikmat dari arah yang tidak disangka-sangka..

SK tersebut turun tepat menjelang rencana pernikahanku dengan Wulan. Wanita yang sempat membuatku menjadi seperti Sirih Memanjat Batu.. Lemah Batangnya, Kuning Daunnya..

Cobaan untuk memilikinya rasanya bisa menjadi Novel paling picisan abad ini dan membuat yang membacanya akan nangis termehek-mehek tujuh hari, dua pekan dan tiga bulan.. (Yang tahu persis, pasti senyum2 sendiri) .. Yakin deh, ga ada yang lebih tragis selain kisah legendaris Siti Nurbaya di urutan pertama dan cerita nyata aku dengan Wulan di urutan berikutnya.

Tapi yaa ternyata beginilah cara Allah memanjakan hambaNya. Semakin kita menikmatinya, semakin terang dijalan kebahagiaan terlihat di ujungnya. Well, Bismillah kupinang Wulan dengan SK.

Alhamdulillah wa syukrulillah.. Tidak hanya aku dan Wulan yang berbahagia. Teman, rekan, sahabat, saudara dan semuanya turut larut dalam keindahan ini. Meski tak seglamour pernikahan Raffi dan Gigi, tapi pernikahanku kebanjiran doa dan berkah hingga tak terhingga.. Subhanallah wa Maa sya Allah.. Thanks Guys.

Ya, Kami menikah di 4 Mei 2014.. Tanggal dan bulan serta tahun yang bagus jika digabungkan macam 121212 menjadi 040514 dan jika dipaksakan untuk bagus.. Padahal enggak.. Hahahaha, (pasti baguslah secara hasil musyawarah dua keluarga)

Belum berhenti laju kebahagiaan itu. Karena dua bulan berikutnya dipertengahan Juli awal Ramadhan, bangun tidurku dikejutkan oleh kecupan hangat plus pelukan genit istri sembari diselipkannya sebuah kertas dengan kejutan kecil didalamnya yaitu tanda ajaib garis ber-strip dua yang menjelaskan kalau aku pria jantan bertenaga kuda,hehe.. Aku calon Ayah.. #nangiskemudianheningdansekejapteriakgembiralaluminum #ehtapinyakanlagipuasa

Alhamdulillah..

Anak Pertama dari Istri Pertama, eh tercinta maksudnya.. Inilah Rezeki, Karunia, Anugerah dan nikmat terdahsyat.. Allahu Akbar.. "Barang siapa yang menanam, maka ia yang menuai". Exactly

Tiap pagi dan malam kudindingi calon anakku dengan Sholawat dan Ayat suci Al-Quran.. Sementara Wulan membekali dengan nutrisi sehat, suplemen terbaik, ditambah stimulasi tiada henti utk perkembangan otak anakku. Rasanya tak ada yang lebih hebat dari anakku kelak. (Dalam hati).. Aamiin.

Hingga disaat sekejap lagi kurang lebih 3 bulan mendatang si kecilku akan menantang dunia dengan tangisannya yang lantang, Allah memberikanku Rezeki yang benar-benar luar biasa.. DIA memilih anakku dari ribuan calon anak yang akan lahir untuk duduk bersama di pangkuanNYA dan menemaniNYA di Surga.

Ya, ia Anakku.. Kuberi nama ia Siti Fatimah Az-Zahra.. Putri Tercinta Rasulullah SAW, Wanita Terbaik Sepanjang Masa.
Penghulu Surga untuk Aku dan Wulan.

Selamat Jalan Putri Tercantikku, Penuntun Jalan Kami di Surga (161214)

Terima Kasih Allah untuk Rezeki Agung-Mu ini

Al-Faatihah


*Disalin dari Noted FB Suamiku

Thursday, December 25, 2014

Innalillahi wa innailahi rajiun

Innalillahi wa innailahi rajiun. Telah berpulang ke Rahmatullah. Putri pertama kami, Yang insha Allah diberi nama Siti Fatimah Az Zahra (Meninggal di usia kandungan ke 26 Minggu). Pada hari Selasa, 16 Desember 2014 Pukul 20.47 di RSIA Anna Medika, Bekasi. Insha Allah dia akan sambut kami di akhirat kelak. Al Fatihah

Monday, November 10, 2014

Gerakan Pertama Janinku

19 Minggu, tepatnya tanggal 29 Oktober 2014 adalah dimana hari yang sebenernya aku tunggu. Baca komen temen2 ibu hamil di group ibu hamil FB, di usia 4 bulan atau 16 minggu sudah mulai merasakan pergerakan dan tendangan janinnya. Sementara aku? Selalu bertanya-tanya, kapan ya? Gimana ya rasanya? Dan dihari itu, aku merasakan sesuatu yang beda di perutku, seperti gelembung-gelembung kecil yang meletus, seperti bola halus yang bolak balik melayang. Ya, janinku bergerak.

Seharian aku memegang perutku, berharap apa yang aku rasakan dan aku nantikan memang benar-benar terjadi. Setelah lelah dan pegal tangan memegang tapi tak ada respon, aku mulai berfikir.. duh apa aku masuk angin ya? makan apa ya tadi? Dede bayi didalam gimana ya? Seketika pikiran janinku mulai hilang dan aku mulai cuek lagi. Beberapa jam kemudian, aku mulai merasakan ada yang meletup lagi di perutku, duh.. aku masuk angin. (Masih belum ngeh)

Keesokan harinya, di pagi hari jam 9, siang hari jam 12, sore hari jam 4 dan malam hari jam 9. Aku merasakan hal yang sama kembali. Apa ini yang dinamakan pergerakan janin? Kok rasanya begini, seperti masuk angin, kebelet kent*t tapi ga keluar gasnya, dan bla bla bla sejuta pikiran macem2 dikepala dan ... TUK.. tendangan lebih kencang dari sebelumnya seakan menandakan si janin menjawab kebingungan ibunya "Hai Mom, I'm Here!". Subhanallah.. Iya nak, iya nak... Happy Kicking my dear love

Setiap harinya aku semakin merindukan tendangan si penumpang kecil dirahimku, semakin hari semakin kencang dan kini usia kandungan ke 21 minggu makin lama semakin sering, 2 jam sekali dia selalu menyapaku. Aku hanya bisa mengelus dan berharap bisa meraih tangan mungilnya. I love u de, I love u before we met. Sehat dan selalu aktif ya nak

Monday, October 20, 2014

Tasyakuran 4 Bulan Kehamilanku

Alhamdulillah, sekarang sudah memasuki bulan ke 4 kehamilanku. Tepatnya 17 Minggu. Mual sudah mulai berkurang, nafsu makan semakin bertambah dan yang pasti perut sudah makin menggembul.

Alhamdulillah tasyakuran 4 bulananku sudah diadakan hari sabtu atau tanggal 18 Oktober 2014, diadakan sesuai dengan syariat Islam, yaitu mendoakan supaya si jabang bayi sehat selalu dan terlahir sempurna serta rupawan, serta kelak menjadi anak yang sholeh dan sholehah, dan diberi kemudahan serta kelancaran dalam proses kelahirannya nanti.

Pada saat 4 bulan menurut agama Islam, ditiupkanlah ruh si bayi ini di dalam kandungan, janin sudah mulai berbentuk manusia. Ada hadisnya :


“Sesungguhnya setiap kalian dikumpulkan kejadiannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nuthfah. Kemudian menjadi segumpal darah selama itu juga (40 hari). Kemudian menjadi gumpalan seperti sekerat daging selama itu pula (40 hari). Kemudian diutus kepadanya seorang Malaikat maka ia meniupkan ruh kepadanya dan ditetapkan empat perkara, ditentukan rezkinya, ajalnya, amalnya, sengsara atau bahagia."
-HR. Bukhori-Muslim-  


Dokumentasi Pengajian & Tasyakuran 4 Bulan Kehamilanku
Banyak surat Al Quran yang harus dibaca, seperti :

  •     Al Baqarah (Surat ke-2, ayat 1-7)
  •     Lukman (Surat ke-31, ayat 14)Yusuf (Surat ke 12, ayat 1-16)
  •     Maryam (Surat ke-19, ayat 1-15)
  •     Ar Rahmaan (Surat ke-55, ayat 1-78)

Note : Tiap pengajian biasanya beda-beda, ini beberapa surat yang aku inget saja. Tergantung ustadzahnya ya :)

Aku turut membaca Al-Quran, dilanjut dengan suamiku yang membacakan karena saking banyaknya hehehe.. Alhamdulillah semua lancar dan yang pasti penuh doa serta shalawat. Suasana haru saat aku membaca Al-Quran dan masih dilanjut saat  bersalaman dengan ibu-ibu jamaah, karena mereka bershalawat dan membisikan doa untuk keselamatan dan kesehatan aku dan janinku.

Doaku untukAnak yang berada di janinku :

Ya Allah..
Lindungi bayi ini selama dalam kandunganku, berikan kesehatan kepada aku dan bayi yang berada di kandunganku, Engkau ciptakan bayiku dengan rupa yang bagus, dan tanamkan hati bayi ini iman kepadaMu.

Semoga Engkau mengeluarkan bayi ini pada waktu yang ditetapkan dalam keadaan sehat dan selamat, sempurna berakal cerdas dan mengerti urusan agama.

Berikan padanya umur yang panjang, sehat jasmani dan ruhani, bagus budi perangainya, fasih lisannya, serta bagus suaranya untuk membaca Al-QuranMu.

Tinggikan derajatnya dan luaskan rejekinya, serta jadikan manusia yang selamat dunia akhirat.

Segala puji bagiMu.. Aaamin aaamin aaamin yaa robbal aalamin 




Selfie Sebelum Acara, Aku dan Suamiku

Friday, October 03, 2014

Rasa Syukurku

Rasa syukur untuk hari ini:

Kehamilan yang sedang kujalani ini begitu menyenangkan dan luar biasa. Sungguh anugerah terbesar yang tiada kira dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Aku bahagia menjalaninya. Aku berharap, calon buah hati ku ini sehat selalu hingga persalinan nantinya. Dan kelahirannya nanti selamat, dimudahkan, serta tidak kurang satu apapun.

Berharap suami juga akan makin menyayangiku yang tengah berbadan dua ini. Aku akan menjaga kehamilan ini dengan sebaik-baiknya. Persalinan normal tetap menjadi harapan terbesar dalam doaku. Aamiin!

Sunday, July 13, 2014

Alhamdulillah, Positif

Waktu haid masih 1 minggu lagi, haid bulan sebelumnya tanggal 19 Juni. Tapi ini perut bawah dan payudara kok kenceng banget ga seperti mau haid biasanya. Ga mau GR karena bulan kemarin sempet telat 5 hari dan beli tespack tetapi hasilnya garis 1, akhirnya cuek aja untuk yang satu ini. Toh hari haid aja belum telat.

Cuek sih dalam hati, tapi hati satu lagi atau yang lainnya. Masih kepengen tau, hamil ga ya? Iseng tespack malem hari, eh hasilnya ada dua, tapi kok agak samar-sama ya garisnya. Tuh kan negatif. Lagi lagi mau coba cuek tapi masih penasaran, berantem lah isi hati.. Kan kalo negatis garisnya 1, bener-bener jelas cuma ada satu. Finally, browsing di google "Garis sama di tespack". Dan eng ing eng... Garis sama di tespack itu tanda-tanda hamil.

Ya Allah, Subhanallah.. Aku hamil?!! Dan spontan nulis ini di kertas langsung naro di rak dinding. Tau ga apa reaksi suamiku? Dia cuma bilang.. Emang udah tes? Emang tanda ini apa? Kalau garis satu apa? Kalau dua? Emang udah telat haidnya? Dan segudang pertanyaan lainnya yang membuat tubuh ini pengen dipeluk dan diciumpun lenyap begitu saja. Dan akhirnya setelah sabar menjelaskan, kata yang diucappun "Alhamdulillah". Hiihihi.. Suamiku, ga romantis ya.

Saking bahagianya suamiku (kayanya dalam hati deh bahagianya), kami bermanja-manjaan, tertawa-tertawa dan kamipun meluapkan cinta kami (maaf yaa... sensor dikit, ngerti kan hehehe). Setelah itu, aku nge-flek, darah warna pink keluar dari V aku. Aku pikir aku haid. Tapi berhenti begitu saja pagi harinya.

Pagi menjelang siang, kami menjenguk kakak ipar yang sedang di rawat di RS Awal Bros Bekasi. Akupun berinisiatif untuk sekalian periksa ke dokter kandungan di RS itu. Ketemu dengan Dr Ita Rosita. Aku tunjukkin tespack dan akupun di USG Transvaginal. Bu dokter cantik itu bilang kemungkinan hamil, tapi belum keliatan kantung janinnya, aku diminta konsultasi lagi 2 minggu lagi. Kamipun pulang dengan perasaan masih penasaran.

Ga sabaran menunggu hasil, seminggu kemudian aku beli alat tespack lagi dan disitu jelas banget garisnya. Dan aku makin yakin, aku positif. HAMIL! Alhamdulillah. 

Terima kasih Allah atas keindahan dan karuniaMu untuk kami.

“Maka nikmat Allah yang manakah yang hendak kamu dustakan?” (QS. 55- Ar-Rahmaan : 18)

Semoga aku senantiasa bersyukur… Aamiin.

Sunday, May 11, 2014

My Wedding

Kami, aku dan suamiku adalah 2 umat manusia yg ingin belajar menjalankan Sunnah Rasul

2 orang yg punya karakter yg berbeda, latar belakang orang tua yg berbeda, latar belakang pendidikan yang berbeda.. Tapi disamakan oleh satu keinginan untuk mencoba menjalankan mahligai kehidupan bersama untuk meraih keluarga Sakinnah, Mawaddah, Warahmah.

Sabtu, 04 Mei 2014 adalah hari dimana kami menjadi halal sebagai suami istri. Sepasang kekasih yang Insya Allah selalu dalam lindungan keberkahan Allah SWT. Alhamdulillah semuanya berlancar lancar

Akad Nikah
Resepsi

Thursday, May 08, 2014

Love Story

Bismillahirahmanirahim...

Cerita ini berawal dari pertemuan kami di kantor yang sama tahun 2008 di Jakarta, kami memberanikan diri untuk saling mengenal dan memahami. Lama kelamaan rasa kenal itu ingin semakin dalam, dan berakhir dengan cinta. Percintaan yang penuh warna itu telah kami lewati bersama. walau terkadang pertengkaran kecil menghiasi kisah cinta kami sampai perpisahan yang pernah terjadi dan akhirnya dipertemukan kembali, sudah begitu banyak kisah suka duka yang sudah kami lalui.

Kini setelah sekian lama kami mengenal dan memahami atas nama cinta, kami putuskan untuk hidup bersama dengan ikatan cinta yang tulus, murni dan indah. Pada tanggal 04 Mei 2014 itulah waktu yang menandai kehidupan bersama kami telah dimulai.

Ya Allah, Engkau mengetahui bahwa hati kami ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu, telah bersatu salam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu, kukuhkanlah ya Allah ikatan kami, kekalkanlah cinta kami, tunjukkanlah jalan kami, penuhilah hati kami ini dengan Nur-Mu yang tiada pernah pudar, Lapangkanlah dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu. Kami berharap Allah tetap mempersatukan kami dalam cinta. Duhai Allah Tuhan Yang Maha Cinta izinkanlah kami tetap bersama dengan ikatan yang kuat sampai saat usia memisahkan kami.

Ya Allah, andai hal itu layak bagi kami, maka cukuplah doa kami dengan ridho-Mu untuk jadikan kami sebagai suami istri yang saling mencintai dikala dekat, saling menjaga kehormatan dikala jauh, saling mengingatkan dikala senang, saling menyempurnakan dalam ibadah, saling mendoakan dalam kebaikan dan ketaqwaan ya Allah sempurnakanlah kebahagiaan kami dengan menjadikan pernikahan ini sebagai ibadah kepada-Mu dan bukti cinta kami kepada sunah Rasul-Mu.

Amin.. Ya rabbal'alamin

Saturday, April 12, 2014

Wedding Preparation | Pre Wedding - Vespa Story

Yuppiiee... Happy Birthday kesayangannya aku, calon imamku. Hari ini adalah hari ulang tahunnya, Semoga selalu diberikan keberkahan dalam hidup, kemudahan dalam segala urusannya, rejeki yang berlimpah dan kesehatan yang selalu dalam perlindunganNya. Aamiin. 

Hari ini special juga karena hari ini adalah hari dimana aku melaksanakan prewedding. Rencananya sih di Hutan UI, Depok. Sebelumnya aku mengurus surat ijin dulu ke bagian PLK semacam bagian security di sana. Buat suratnya simple aja, surat ijin menggunakan fasilitas di kawasan UI untuk keperluan foto prewedding. Habis itu, tinggalin aja suratnya, nanti kalau sudah ada ijin dari kepala bagian umumnya, akan ditelpon. Waktu itu aku hari rabu ngurus, hari sabtu pagi udah bisa diambil. Dikasih memo internal untuk menjaga kebersihan aja. Untuk biayanya GRATIS. So, pastiin aja udah punya surat ijin buat jaga-jaga sewaktu ada mobil patroli. So far sih, emang ada mobil patroli yang lewat, tapi so far fine fine aja, mungkin karena pakaian aku dan mas ku ga heboh-heboh banget, jadi dikira anak mahasiswa situ kali ya heheheh..

Oke, lanjut lagi ya. Untuk tema prewedding aku adalah Vespa Story, jadi dimulai dari aku naek motor biasa sama masku, terus mogok, terus benerin motor, terus happy ending. Untuk pakaian kita konsepnya santai. Make up sendiri aja sih. 

And Yeayyy!!! Aku dan masku mulai bergaya pecicilan di vespa bulak balik di atas vespa. Untuk lokasinya sendiri di depan perpustakaan UI, kan ada tikungan nah disitu deh kita berfoto ria. Kata temen aku, waktu yang tepat untuk foto prewedding adalah pagi jam 07.00-10.00 dan sore hari di jam 15.00-17.00. 

Karena yang moto in adalah temen sendiri, jadi kami nyaman banget, ketawa ga berhenti-hentinya. Mas ku punya prinsip gapapa kita capek, asal temen kita yang motoin ga capek, karena kita kan happy terus berduaan, jadi moodnya insya Allah bagus terus. Heheh.. dan kali ini aku setuju dengan masku. 

Vespa Story - Wulan & Aziz
Ada orang yang bilang foto prewedding ga berguna, tapi bagi kami.. Itu adalah salah satu moment indah aku dan masku, yang diabadikan dalam bentuk foto dan canda yg indah

Thank You so much my best friend, Zapoer for beautiful photo




Sunday, March 30, 2014

Next Level : Lamaranku

Alhamdulillah, Wa Syukurilah.. kekasih hatiku yang bersamaku selama 4 tahun, hari ini meminangku. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar. Kalaupun ada yang kurang, semuanya terasa lengkap dan sempurna saja mengingat semua ini adalah kami niatkan ingin memperbaiki ibadah kami, karena dalam islam sesungguhnya tidak ada yang namanya lamaran atau khitbah

Semua detail sudah aku persiapkan semuanya, mulai dari makan siang, makan kecil, sewa peralatan makan hingga seserahan balik untuk keluarga masku. Cincin sudah kami persiapkan, kami membeli cincin di daerah bekasi barengan dengan ayah dan ibu masku. Baju batik putih sudah disiapkan oleh ibu masku. Alhamdulillah, semuanya sederhana namun insya Allah kami mencari keberkahanNya.

Jam 10.15 keluarga masku datang bersama keluarga. Keluarga saya pun menyambut kedatangan keluarga masku. Sementara aku masih dikamar, istilahnya masih disumpetin sibuk mengatur dag dig dug irama jantung. ng

Acarapun dimulai dengan doa pembuka dan sambutan dari keluargaku dan keluarga masku, oia yang disini MCnya adalah kakak ku sendiri, dia MC dadakan dan baru kali ini jadi MC, seketika diajarin cara "Ngemci" sama mamahku yang sudah terbiasa "ngemci" dilingkungan rumahku. Sambutan selanjutnya dari adalaha masku yang mengutarakan maksud dan tujuan datang kerumahku membawa serta keluarganya, dari kluargaku pun meminta aku kluar dari kamar dan mempersilahkan aku menjawab sendiri, ,apakah bersedia menikah dengan masku, aziz. Aku hanya tersenyum dan mengangguk, iya. Semuapun mengucap Alhamdulillah atas diterimanya lamaran.

Setelah itu, kami bertukar cincin. Cincin disematkan oleh ibu kami berdua kepada kami. Ibuku menyematkan cincin ke masku dan ibu masku menyematkan cincin ke aku.

Acara dilanjutkan membicarakan mengenai tanggal pernikahan, dari keluarga masku ingin di awal mei, penentuan awalnya adalah tanggal 3 Mei, tapi karena teman akrabku di lingkungan rumah dan secara anak pak RW pula, dia akan melangsungkan pernikahan ditanggal tersebut, jadi kami mengalah dan diundur menjadi tanggal 4 Mei. dan insya Allah sabtu depannya, tanggal 10 Mei akan dilangsungkan resepsi di rumah masku, istilahnya adalah Ngunduh Mantu.



Alhamdulillah, acara berakhir pukul 12.00 ditutup dengan doa berharap semuanya berjalan lancar sesuai rencana dan dimudahkan dalam segala hal oleh Allah SWT. Kemudian kamipun makan siang bersama.

Bismillah,
Ya Rabb terima kasih atas kesempatan indah untuk kami menuju surgaMu
Ringankanlah setiap langkah kami dalam berbuat
Dengarkanlah setiap doa kami yang kami panjatkan setiap hari dan malam kami
Iringi selalu kami, agar kami mencapai tujuanMu, menuju rumah tangga yang Sakinah, mawardah dan warahmah
Jadikanlah ini semua sebagai langkah awal kami menuju kemudahan dan keberkahan kami dalam beribadah
Aamiin